Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol berlebih di dalam tubuh. Ternyata mengurangi makan diketahui lebih cepat turunkan kolesterol ketimbang olahraga.
"Benar sekali, mengurangi makan lebih cepat turunkan kolesterol dibanding olahraga," ujar Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, SpGK dari Departemen ilmu gizi FKUI saat dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (8/8/2012).
Dr Tati menjelaskan hal ini karena jika seseorang beraktivitas fisik selama 1 jam atau lebih maka energi tubuh yang dibakar sekitar 200an kalori saja. Sementara itu dengan mengatur atau memilih hidangan makanan bisa mengurangi asupan kalori sesuai dengan yang diinginkan.
Kolesterol jahat yang berlebih di dalam tubuh perlu dikurangi karena ia bisa mengendap pada dinding pembuluh darah yang nantinya mengakibatkan penyempitan dan pengerasan akibat pembentukan plak, kondisi ini disebut dengan aterosklerosis.
Jika hal ini terus menerus terjadi, maka plak akan menumpuk dan mengeras sehingga menimbulkan keluhan yang cukup berat. Kondisi ini membuat suplai darah ke otot jantung atau otak tidak cukup jumlahnya yang bisa memicu penyakit jantung atau stroke.
Agar hal tersebut tidak terjadi, perlu dilakukan perubahan gaya hidup seperti mengurangi makanan tertentu yang diketahui memiliki kadar kolesterol tinggi serta diimbangi dengan melakukan aktivitas fisik.
"Untuk menetralisir kelebihan kolesterol tubuh bisa dilakukan dengan mengonsumsi banyak serat dari makanan secara teratur seperti sayur dan buah, serta konsumsi asam lemak omega-3 yang banyak dikandung dalam minyak ikan laut dalam," ungkapnya.
Kadar kolesterol total yang baik bagi tubuh manusia berada di bawah 200 mg/dl, untuk kolesterol baik (HDL) lebih dari 35 mg/dl, kolesterol jahat (LDL) kurang dari 130 mg/dl dan trigliserida kurang dari 250 mg/dl. Sumber.
"Benar sekali, mengurangi makan lebih cepat turunkan kolesterol dibanding olahraga," ujar Dr dr Saptawati Bardosono, MSc, SpGK dari Departemen ilmu gizi FKUI saat dihubungi detikHealth dan ditulis, Rabu (8/8/2012).
Dr Tati menjelaskan hal ini karena jika seseorang beraktivitas fisik selama 1 jam atau lebih maka energi tubuh yang dibakar sekitar 200an kalori saja. Sementara itu dengan mengatur atau memilih hidangan makanan bisa mengurangi asupan kalori sesuai dengan yang diinginkan.
Kolesterol jahat yang berlebih di dalam tubuh perlu dikurangi karena ia bisa mengendap pada dinding pembuluh darah yang nantinya mengakibatkan penyempitan dan pengerasan akibat pembentukan plak, kondisi ini disebut dengan aterosklerosis.
Jika hal ini terus menerus terjadi, maka plak akan menumpuk dan mengeras sehingga menimbulkan keluhan yang cukup berat. Kondisi ini membuat suplai darah ke otot jantung atau otak tidak cukup jumlahnya yang bisa memicu penyakit jantung atau stroke.
Agar hal tersebut tidak terjadi, perlu dilakukan perubahan gaya hidup seperti mengurangi makanan tertentu yang diketahui memiliki kadar kolesterol tinggi serta diimbangi dengan melakukan aktivitas fisik.
"Untuk menetralisir kelebihan kolesterol tubuh bisa dilakukan dengan mengonsumsi banyak serat dari makanan secara teratur seperti sayur dan buah, serta konsumsi asam lemak omega-3 yang banyak dikandung dalam minyak ikan laut dalam," ungkapnya.
Kadar kolesterol total yang baik bagi tubuh manusia berada di bawah 200 mg/dl, untuk kolesterol baik (HDL) lebih dari 35 mg/dl, kolesterol jahat (LDL) kurang dari 130 mg/dl dan trigliserida kurang dari 250 mg/dl. Sumber.
BACA JUGA ARTIKEL BERIKUT INI:



0 komentar:
Posting Komentar